<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ILmu berguNA</title>
	<atom:link href="http://ilmuberguna.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ilmuberguna.wordpress.com</link>
	<description>ilmu yang bermanfaat dunia akherat</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jan 2009 03:27:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ilmuberguna.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/2eb33d6197cc4d264908be6547852d0a?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>ILmu berguNA</title>
		<link>http://ilmuberguna.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ilmuberguna.wordpress.com/osd.xml" title="ILmu berguNA" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ilmuberguna.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Beda Pintar, Cerdas, Kreatif dan Inovatif</title>
		<link>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/26/beda-pintar-cerdas-kreatif-dan-inovatif/</link>
		<comments>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/26/beda-pintar-cerdas-kreatif-dan-inovatif/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 03:27:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baban Sarbana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kreativitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmuberguna.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Belajarlah seiring dengan hembusan nafas, berhenti belajar ketika nafas berhenti. Belajar juga yang akan membedakan seseorang bisa menyikapi kondisi yang sama dengan cara yang berbeda, tentu saja mendapatkan keuntungan dari kondisi paling merugikan sekalipun. Mengisi hidup yang penuh tidak hanya membutuhkan kepintaran, tapi juga kecerdasan, kreativitas dan inovasi. Apa bedanya? 1. Kepintaran adalah kemampuan Anda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=75&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belajarlah seiring dengan hembusan nafas, berhenti belajar ketika nafas berhenti. Belajar juga yang akan membedakan seseorang bisa menyikapi kondisi yang sama dengan cara yang berbeda, tentu saja mendapatkan keuntungan dari kondisi paling merugikan sekalipun.</p>
<p>Mengisi hidup yang penuh tidak hanya membutuhkan kepintaran, tapi juga kecerdasan, kreativitas dan inovasi. Apa bedanya?</p>
<p>1.      Kepintaran adalah kemampuan Anda dalam menyerap informasi. Ketika Anda mampu membaca dan mengambil ilmu pengetahuan dari buku atau informasi yang Anda serap, Anda cukup pintar. Akan tetapi, kepintaran berhenti disitu saja. Orang pintar memiliki banyak pengetahuan, akan tetapi kadang menghambatnya dalam pengambilan keputusan, karena pengetahuan yang banyak itu memberikan banyak informasi.</p>
<p>2.      Kecerdasan adalah kemampuan mengelola kepintaran. Orang yang sukses kadang orang yang tidak terlalu pintar, akan tetapi bisa mengelola orang pintar. Kecerdasan membuat Anda tahu siapa orang pintar yang cocok mengerjakan jenis pekerjaan tertentu. Kecerdasan membuat Anda bisa mengambil keuntungan dari kombinasi kepintaran.</p>
<p>3.      Kreativitas adalah kemampuan untuk membuat perbedaan. Orang yang kreatif adalah orang yang melihat hal yang sama tapi berpikir dengan cara yang berbeda. Kreativitas menghasilkan perbedaan dan orang yang kreatif bisa stand out of the crowd, tampil diantara kerumunan orang. Perbedaan membuat peluang baru terbuka.</p>
<p>4.      Inovasi adalah kemampuan untuk menemukan nilai komersil dari kreativitas. Inovasi membuat kreativitas tidak cukup untuk meraih sukses. Kreatif hanya membuat perbedaan, inovasi membuat perbedaan tersebut memiliki nilai komersil.</p>
<p>Oleh karena itu, belajarlah seumur hidup, dan Anda bisa memiliki kepintaran, kecerdasan, kreativitas dan inovasi. Semuanya bukanlah bakat, akan tetapi disiplin. Tentu saja bisa dipelajari.</p>
<p>From my new book…….</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuberguna.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuberguna.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuberguna.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuberguna.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuberguna.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuberguna.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuberguna.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuberguna.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuberguna.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuberguna.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuberguna.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuberguna.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuberguna.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuberguna.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=75&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/26/beda-pintar-cerdas-kreatif-dan-inovatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4dafcd16f6e3cc625daf062180eee16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">LebahCerdas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cintaku kepada-Nya menumbuhkan cinta-nya kepadaku</title>
		<link>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/25/cintaku-kepada-nya-menumbuhkan-cinta-nya-kepadaku/</link>
		<comments>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/25/cintaku-kepada-nya-menumbuhkan-cinta-nya-kepadaku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 14:05:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baban Sarbana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinta Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmuberguna.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Untuk temanku masa kini yang pernah kehilangan jejak di masa lalu&#8230;. Berpuluh tahun lalu, ketika aku mengawali kedewasaan, ada pilihan yang kuyakini sangat, membuatku menjadi dewasa yang sesungguhnya. Dewasa dalam pengertian mengetahui bahwa yang benar itu benar, yang salah itu salah. Jika mengetahui adalah keterampilan orang pintar, maka memilih adalah keterampilan orang cerdas. Kekayaaan orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=71&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk temanku masa kini yang pernah kehilangan jejak di masa lalu&#8230;.</p>
<p>Berpuluh tahun lalu, ketika aku mengawali kedewasaan, ada pilihan yang kuyakini sangat, membuatku menjadi dewasa yang sesungguhnya. Dewasa dalam pengertian mengetahui bahwa yang benar itu benar, yang salah itu salah.</p>
<p>Jika mengetahui adalah keterampilan orang pintar, maka memilih adalah keterampilan orang cerdas.</p>
<p><span id="more-71"></span>Kekayaaan orang cerdas adalah ketika memiliki banyak pilihan. Aku tahu, tiba saatnya aku harus memilih sekaligus menguji kekayaan hatiku.</p>
<p>Aku tahu akan ada penolakan. Aku tahu akan ada pertentangan.</p>
<p>Benar saja. Ketika keputusan itu kuambil, maka jilbabku dibarainya. Sakit.</p>
<p>Tapi, aku menduganya bara kasih sayang. Seperti Allah dalam makna basamallah-Nya. Bahwa Dia menyayangi seseorang bukan berarti harus memberikan segalanya. Seperti Allah memberikan kepintaran kepada orang Yahudi, malah digunakan untuk menentang-Nya. Itulah pemberian Allah yang jadi ujian. Ketika sesuatu ditarik oleh-Nya, bukan berarti Dia tidak sayang kepada hamba-Nya.</p>
<p>Aku berdugaan baik kepada Allah, bahwa, jarak yang tiba-tiba muncul adalah jeda untuk bisa saling melihat, menghargai, mengasihi, bukan lagi dengan hubungan antar manusia, hubungan yang direlasikan karena darah, akan tetapi hubungan antara dua makhluk Allah yang sedang belajar.</p>
<p>Terputus interaksi, terpotong hak, bukan berarti aku berhenti berdo&#8217;a. Aku terus berusaha dan berharap menjadi seseorang yang bertambah baik setiap waktu.</p>
<p>Aku yakin, ketika aku semakin mendekat kepada-Nya, sebenarnya, aku mendekat kepada setiap orang yang aku cintai dan mencintaiku. Aku tahu, cintaku kepada-Nya akan dipantulkan menjadi cintaku kepada siapa pun yang mencintaiku karena-Nya.</p>
<p>Waktu mengukur ke-istiqomahan seseorang. Waktu adalah juri bagi persistensi, kesungguhan dan loyalitas. Berjarak membuatku bisa meligat lebih jernih, baik dengan mata maupun dengan hati.</p>
<p>Kini jilbab yang dibarai di masa lalu, menjadi monumen kasih sayang yang mengujinya dengan waktu. Sungguh, kenikmatan kebersamaan itu muncul ketika pemahaman tentang makna basmallah, bahwa mengasihi dan menyayangi adalah bagian dari peran hidup setiap orang yang ingin saling menguatkan.</p>
<p>Aku tahu, cintaku kepada-Nya telah menumbuhkan cinta-nya kepadaku.</p>
<p>Stay strong&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuberguna.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuberguna.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuberguna.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuberguna.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuberguna.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuberguna.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuberguna.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuberguna.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuberguna.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuberguna.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuberguna.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuberguna.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuberguna.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuberguna.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=71&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/25/cintaku-kepada-nya-menumbuhkan-cinta-nya-kepadaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4dafcd16f6e3cc625daf062180eee16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">LebahCerdas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Percaya diri itu kuncinya Nyaman</title>
		<link>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/25/percaya-diri-itu-kuncinya-nyaman/</link>
		<comments>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/25/percaya-diri-itu-kuncinya-nyaman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 13:37:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baban Sarbana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kompetensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmuberguna.wordpress.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[Kenapa Olga Syahputra keliatan begitu percaya diri dengan gaya gemulainya? Kenapa Ivan Gunawan begitu percaya diri dengan julukan madamnya? Kenapa Ucok Baba begitu percaya diri? Satu jawabannya. Nyaman. Ya, nyaman. Ketika seseorang nyaman dengan apa yang melekat di badannya, baik dari sisi fisik atau psikis, maka percaya diri akan tumbuh. Olga nyaman dengan ke-gemulaian-nya, walaupun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=65&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa Olga Syahputra keliatan begitu percaya diri dengan gaya gemulainya? Kenapa Ivan Gunawan begitu percaya diri dengan julukan madamnya? Kenapa Ucok Baba begitu percaya diri?</p>
<p>Satu jawabannya. Nyaman.</p>
<p>Ya, nyaman. Ketika seseorang nyaman dengan apa yang melekat di badannya, baik dari sisi fisik atau psikis, maka percaya diri akan tumbuh. Olga nyaman dengan ke-gemulaian-nya, walaupun itu kemudian jadi bahan cercaan rekan sesama presenter. Ivan Gunawan pun nyaman dengan julukan madamnya. Karena itulah mereka terlihat percaya diri.</p>
<p><span id="more-65"></span>Daripada sumber kenyamanan itu? Pertama dari dalam diri sendiri, kedua dari orang-orang terdekatnya. Dari dalam diri sendiri tentu saja terkait dengan pengambilan keputusan untuk memilih menjadi siapa. Dari luar berhubungan dengan pilihan akan berada di tengah-tengah siapa.</p>
<p>Ucok Baba, muncul kepercayaan dirinya ketika Dik Doank mengajaknya menjadi presenter sebuah acara olahraga dan menemukan julukan Ucok Baba karena nama Batubara kepanjangan untuk ukuran tubuhnya yang mini. Ucok Baba kini eksis di dunia entertainment. Percaya dirinya tumbuh karena bertemu dengan Dik Doank.</p>
<p>Dorce Gamalama percaya diri sebagai perempuan, kini. Karena dia nyaman. </p>
<p>Tapi percaya diri sesungguhnya, bukan berasal dari kenyamanan semu; kenyamanan egoistik, yang dijadikan pembenaran. Percaya diri sesungguhnya bersumber dari rasa nyaman yang sesungguhnya. Perlu memilih alasan yang benar untuk menjadi percaya diri. Jika alasan salah, maka percaya diri pun semu.</p>
<p>Sama saja dengan perempuan yang mengenakan jilbab. Ada yang pede, ada yang nggak. Semuanya bersumber pada seberapa nyaman dia dengan kemasan dirinya. Sama saja dengan laki-laki yang seumur hidupnya tidak pernah mengubah gaya rambut atau malah setiap hari berganti gaya rambut; dari belah pinggir jadi ramirez (rambut miring ngga beres-beres).</p>
<p>Percaya diri memang terkait dengan kenyamanan terhadap diri sendiri dan pilihan lingkungan yang tepat, yang menerima kita apa adanya, bukan bagaimana seharusnya.</p>
<p>Seberapa percaya dirikah Anda?</p>
<p>adalah pertanyaan lain untuk</p>
<p>Seberapa nyamankah Anda dengan diri Anda sendiri?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuberguna.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuberguna.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuberguna.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuberguna.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuberguna.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuberguna.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuberguna.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuberguna.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuberguna.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuberguna.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuberguna.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuberguna.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuberguna.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuberguna.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=65&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/25/percaya-diri-itu-kuncinya-nyaman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4dafcd16f6e3cc625daf062180eee16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">LebahCerdas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Renungan Manusia Kereta</title>
		<link>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/23/renungan-manusia-kereta/</link>
		<comments>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/23/renungan-manusia-kereta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 12:53:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baban Sarbana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmuberguna.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[dari http://ehardjanto.blogdetik.com/category/renungan/ Pemimpin Adalah Pelayan Bagi Rakyatnya *** Jakarta setelah pukul 5 sore, wajah-wajah lelah penuhi stasiun kota. Pakuan Express lewat 5 menit, Aku tunggu kereta ekonomi delapan gerbong, buatan Jepang, sudah sangat tua. Di sisi stasiun, jalan raya Sudirman padat bau asap menyengat. Kendaraan merayap perlahan, bis kota miring ke kiri, tak ada yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=63&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dari http://ehardjanto.blogdetik.com/category/renungan/</p>
<p>Pemimpin Adalah Pelayan Bagi Rakyatnya</p>
<p>***</p>
<p>Jakarta setelah pukul 5 sore, wajah-wajah lelah penuhi stasiun kota. Pakuan Express lewat 5 menit, Aku tunggu kereta ekonomi delapan gerbong, buatan Jepang, sudah sangat tua. Di sisi stasiun, jalan raya Sudirman padat bau asap menyengat. Kendaraan merayap perlahan, bis kota miring ke kiri, tak ada yang peduli. Di dalam kereta, tak ada celah lagi, aku berdiri dekat pintu, sambil berharap angin segar menerpa wajah membuang bau. Manusia berjejal bagaikan sampah, di bawah sana Mercedez mewah melintas tak mau tahu.</p>
<p>Satu jam setengah perjalanan menuju rumah dimulailah cerita yang lain. Tak ada cerita kenyamanan, hanya wajah kusam di hadapan, diselingi lalu lalang penjaja makanan. Sekumpulan orang di pojok gerbong sempat-sempatnya menggelar tikar koran, duduk di lantai kotor kereta saling berhadapan. Dengan tawa dan canda mereka bermain domino mencari hiburan. Aku masih berdiri dekat pintu, terhimpit, semakin lama semakin terbawa ke dalam. Tak kuasa menahan arus masuk penumpang, di setiap stasiun deras menerjang.</p>
<p><span id="more-63"></span>Sepertiga perjalanan, Stasiun Kalibata, keringat mengucur deras. Wajah-wajah menegak ke atas, mulut megap-megap mencari nafas. Panas, berdesakan, seperti sekumpulan ikan. Basah sudah baju kemeja khas seorang konsultan, Aku tak peduli karena memang tak ada transportasi pilihan. Di bawah kaki-kaki berdiri menegang, seorang anak lusuh berlutut mengais sampah, membersihkan lantai kereta dengan selembar koran. Berharap uluran tangan penumpang sejumlah uang.</p>
<p><!--more-->Dari kejauhan dalam kereta terdengar suara samar-samar sendu, seorang ibu dengan mata buta menyanyikan sebuah lagu. Sebuah lagu entah apa, dia berharap belas iba. Sang ibu itu tanpa mata menggendong seorang bayi lugu, semua penumpang termangu bisu. Serentak beberapa tangan memberi uang recehan, berharap sang ibu teringankan dari beban.</p>
<p>Di Stasiun Pasar Minggu kereta berhenti lagi, arus masuk penumpang masih tak berkurang. Kondektur kereta, petugas PT. KAI, datang berdua, masuk ke dalam gerbong siap memeriksa. Kondektur meminta tiket kereta kepada setiap penumpang, penumpang bergeming, kondektur tak kuasa. Sebagian lain dengan wajah ngantuk pura-pura, membuang muka dari kondektur sambil berkata, ”Abu”, Abunement maksudnya. Sekali lagi kondektur tak kuasa memaksa. Aku tak berprasangka, walau sekian banyak penumpang mengatakan hal yang sama, ”Abu”. Kondektur lewat berjalan, seorang penumpang nyeletuk lucu, ” Abu, Abu Bakar kaliii..”. Aku tergelak menahan tawa, ‘ah ada-ada saja.</p>
<p>Kondektur masih memeriksa, di sudut gerbong sana seorang bapak mengeluarkan selembar uang ribuan, sebagai pengganti tiket yang tak dibeli. Untung-untungan, siapa tahu kondektur tak memeriksa hari ini. Uang ribuan masuk kantong kondektur, lagi-lagi aku tak mau berprasangka, semua penumpang sudah memaklumi.</p>
<p>Stasiun Depok lewat, gerbong kereta semakin lowong. Udara segar kembali menghembus badan dari jendela kereta yang bolong. Setelah satu jam perjalanan, aku rebahkan badan renggangkan kaki di tempat duduk kosong. Sekumpulan mahasiswa UI bekumpul di ujung gerbong, memepet tas pinggang mereka di depan badan, takut pencopet. Kereta terus melaju kencang, jarak antara stasiun sekarang semakin renggang. Menunggu tiga puluh menit sisa waktu perjalanan menuju stasiun akhir tujuan, Stasiun Bogor Kota Beriman.</p>
<p>Sekelumit cerita kehidupan manusia kereta, antara Bogor dan Jakarta. Setiap hari terulang tanpa ada jeda. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, bertahun-tahun demikianlah adanya. Aku sering merenung, ini salah siapa. Tak ada jawaban pasti hanya teringat ajaran agama, ”Pemimpin adalah pelayan bagi rakyatnya”.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuberguna.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuberguna.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuberguna.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuberguna.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuberguna.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuberguna.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuberguna.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuberguna.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuberguna.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuberguna.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuberguna.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuberguna.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuberguna.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuberguna.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=63&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/23/renungan-manusia-kereta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4dafcd16f6e3cc625daf062180eee16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">LebahCerdas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Malam itu kau dipeluk Allah</title>
		<link>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/22/malam-itu-kau-dipeluk-allah/</link>
		<comments>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/22/malam-itu-kau-dipeluk-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 14:40:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baban Sarbana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cinta Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmuberguna.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[http://lebahcerdas.blogdetik.com/2009/01/22/malam-itu-kau-dipeluk-allah/ Aku mengenalmu dari layar kaca. Lantunan dengan suara yang enak di telinga dan nyaman di hati. Satu masa, ketika kau tenggelam dalam skenario Allah, aku sedih. Tak tahu harus bagaimana. Mau membantu tak bisa, jarak ku denganmu, rasanya jauh sekali. Aku tak melihatmu lagi di layar kaca. Telingaku tidak pernah lagi mendengar suara lantunan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=60&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>http://lebahcerdas.blogdetik.com/2009/01/22/malam-itu-kau-dipeluk-allah/</p>
<p>Aku mengenalmu dari layar kaca.<br />
Lantunan dengan suara yang enak di telinga dan nyaman di hati.</p>
<p>Satu masa,<br />
ketika kau tenggelam dalam skenario Allah,<br />
aku sedih.<br />
Tak tahu harus bagaimana.<br />
Mau membantu tak bisa,<br />
jarak ku denganmu, rasanya jauh sekali.</p>
<p>Aku tak melihatmu lagi di layar kaca.<br />
Telingaku tidak pernah lagi mendengar suara lantunan yang akrab di telinga.<br />
Tenggelam dimanakah dirimu?</p>
<p><span id="more-60"></span>Aku melihatmu kini bukan di layar kaca, tapi di dunia maya.<br />
Subhanallah, betapa berbedanya dirimu sekarang sekarang?</p>
<p>Bukan lagi suara yang menyamankan telinga, kini penampilanmu pun berubah.<br />
Aku yakin, perubahanmu bukan semata dari luar, tapi sesuatu yang hebat terjadi didalamnya.</p>
<p>Aku memberanikan diri menyapa. Memberanikan diri bertanya.<br />
Bagaimana mungkin seseorang yang tenggelam bisa muncul demikian rupa?</p>
<p>Kau bilang, itu karena satu kalimat kecil saja.<br />
“Ketika menghadapi kesulitan, mintalah kepada Allah”<br />
itu kata temanmu ketika kau meminta sesuatu yang sebenarnya kuasa Allah…</p>
<p>Ceritamu, engkau pulang.<br />
Bersimpuh di hadapan Allah. Berkomunikasi dengan-Nya.<br />
Malam hingga subuh, kau mendapatkan saripati sholat.<br />
Menyerahkan diri sepenuhnya di haribaan Allah.<br />
Menangis, berharap.</p>
<p>Malam itu kau dipeluk Allah.<br />
Esok hari, bagimu seperti tabir yang terbuka.<br />
Semua yang selama ini menutup matamu, perlahan terkuak.<br />
Hatimu kini yang menjadi mata bagi matamu.</p>
<p>Mendengar ceritamu, aku iri.<br />
Sangat ingin aku dipeluk Allah seperti Dia memeluk dirimu.<br />
Ribuan kali shalat, rasanya aku belum pernah dipeluk seerat Dia memelukmu.</p>
<p>Aku mengenalmu dari layar kaca, menyapamu di dunia maya.<br />
Semoga Allah senantiasa memelukmu erat,<br />
hingga kau melihat dunia dengan mata hati yang membuatnya dipenuhi cahaya terang yang hangat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuberguna.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuberguna.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuberguna.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuberguna.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuberguna.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuberguna.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuberguna.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuberguna.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuberguna.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuberguna.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuberguna.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuberguna.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuberguna.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuberguna.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=60&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/22/malam-itu-kau-dipeluk-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4dafcd16f6e3cc625daf062180eee16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">LebahCerdas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Revolusi Mental</title>
		<link>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/20/revolusi-mental/</link>
		<comments>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/20/revolusi-mental/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 13:28:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baban Sarbana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Quick Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmuberguna.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Hidup hanyalah sebuah titik dari garis panjang yang berujung pada kematian. Ujungnya semu, karena sesungguhnya, garis kehidupan hanya berhenti sejenak untuk dikalkulasi dan berlanjut menjadi garis yang tanpa batas, tak berujung. Bagamaina mengisi hidup dengan mental yang siap untuk mengarungi garis tanpa ujung dan dipotong oleh jeda semu yang bernama kematian? Lakukan revolusi mental. Pertama, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=58&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup hanyalah sebuah titik dari garis panjang yang berujung pada kematian. Ujungnya semu, karena sesungguhnya, garis kehidupan hanya berhenti sejenak untuk dikalkulasi dan berlanjut menjadi garis yang tanpa batas, tak berujung.</p>
<p>Bagamaina mengisi hidup dengan mental yang siap untuk mengarungi garis tanpa ujung dan dipotong oleh jeda semu yang bernama kematian?</p>
<p>Lakukan revolusi mental.</p>
<p>Pertama, miliki blue-print. Blue print itu dalam ucapan berwujud niat. Niat adalah blue print. Niat bukan ucapan atau ungkapan tanpa gambaran. Niat adalah kesimpulan dari blue print yang kita set up untuk dijalani. Berniat bukan berkhayal, berniat adalah bersiap untuk melakukan rencana.</p>
<p>Inilah alasan mengapa mimpi Marthin Luther King salah satunya terwujud dengan terpilihnya Barack Husein Obama</p>
<p>Kedua, motivasi. Motivasi adalah dorongan untuk memenuhi kebutuhan. Memiliki motivasi berarti terus bergerak diantara tekanan dan tujuan. Kebutuhan bisa menjadi tekanan, bisa juga menjadi tujuan, tergantung bagaimana melihatnya. Memiliki motivasi berarti keep moving, dengan mengandalkan blue print yang sudah diniatkan.</p>
<p>Inilah alasan Thomas Alva Edison, dengan ribuan kegagalannya akhirnya menemukan lampu pijar.</p>
<p>Ketiga, lingkungan. Perjalanan jauh butuh stamina yang prima. Lingkungan adalah salah satu faktor yang membuat stamina terjaga. Terlibatlah dalam lingkungan yang meningkatkan stamina.</p>
<p>Inilah alasan Nabi Muhammad SAW Hijrah ke Madinah, karena memilih lingkungan yang baik.</p>
<p>Lakukan revolusi mental, sekarang juga!</p>
<p>Miliki blue print, motivasi dan pilih lingkungan yang tepat.</p>
<p>Ingat. Sukses di dunia itu batas, bukan akhir.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuberguna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuberguna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuberguna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuberguna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuberguna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuberguna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuberguna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuberguna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuberguna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuberguna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuberguna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuberguna.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuberguna.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuberguna.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=58&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/20/revolusi-mental/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4dafcd16f6e3cc625daf062180eee16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">LebahCerdas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Berpikir Lateral</title>
		<link>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/19/berpikir-lateral/</link>
		<comments>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/19/berpikir-lateral/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 08:17:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baban Sarbana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kreativitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmuberguna.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Banyak jalan menuju Roma. Itu pepatah yang sering banget dijadiin perumpamaan supaya kamu ngga putus asa kalau mentok dengan sebuah ide.Supaya ngga putus asa dengan sebuah kegagalan. Pepatah itu juga nunjukkin bahwa, banyak cara untuk mencapai sesuatu. Nah.. hal yang sama bisa kamu lakukan dengan cara berpikir kamu. Kadang kamu suka buntu mikir, mentok bikin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=55&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak jalan menuju Roma.<br />
Itu pepatah yang sering banget dijadiin perumpamaan supaya kamu ngga putus asa kalau mentok dengan sebuah ide.Supaya ngga putus asa dengan sebuah kegagalan.<br />
Pepatah itu juga nunjukkin bahwa, banyak cara untuk mencapai sesuatu.<br />
Nah.. hal yang sama bisa kamu lakukan dengan cara berpikir kamu. Kadang kamu suka buntu mikir, mentok bikin ide. Makanya pake salah satu metode berpikir lateral.</p>
<p>Apaan tuh?</p>
<p><span id="more-55"></span>Istilah lateral ditemukan oleh Edward deBono. Lateral ini lawannya vertikal. Kalau vertikal khan mikirnya lurus dan satu arah. Nah, kalau lateral itu mikirnya dari berbagai arah, selama satu tujuannya.<br />
Contohnya gini:<br />
Kalau kamu ditanya bagaimana memperoleh angka 24?<br />
Nah.. kalau berpikir lateral, kamu bisa jawab:<br />
1+23 = 24<br />
3 x 8 = 24<br />
48:2 = 24<br />
dan seterusnya. Banyak banget.<br />
Semakin banyak kamu menemukan kombinasi untuk menghasilkan angka 24, baik memakai 2 angka maupun lebih, baik memakai operasi bilangan tambah, kurang, kali atau bagi (bahkan pangkat), maka itu menunjukkan berpikir lateral kamu.</p>
<p>Bagaimana dalam kehidupan?</p>
<p>Buat kamu yang sering mentok pas lagi mikir, coba deh mundur dikit trus liat lagi tujuan kamu mikir itu. Misal, kalau kamu pengen ngasih hadiah ama temen, pikirin aja berbagai hadiah dan efeknya terhadap temen kamu. Jangan kasih hadiah yang klise, biasa banget. Kasih sesuatu yang spesial.</p>
<p>Kalau kamu lagi punya masalah sama orang tua, dan niat ngeberesin, coba deh liat dari berbagai sisi. Yang salah siapa, kesalahannya apa, trus gimana solusinya. Berpikir lateral bikin kamu buka mata lebih lebar, supaya ngeliat lebih banyak segi.</p>
<p>Oke.. selamat menggunakan ilmu berguna</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuberguna.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuberguna.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuberguna.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuberguna.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuberguna.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuberguna.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuberguna.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuberguna.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuberguna.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuberguna.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuberguna.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuberguna.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuberguna.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuberguna.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=55&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/19/berpikir-lateral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4dafcd16f6e3cc625daf062180eee16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">LebahCerdas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hidup Adalah Momentum</title>
		<link>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/18/hidup-adalah-momentum/</link>
		<comments>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/18/hidup-adalah-momentum/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 04:01:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baban Sarbana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmuberguna.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Adalah Joan of Arc, gadis muda yang menjadi inspirator dan pemimpin para pejuang negerinya sampai ajal menjemputnya pada usia sembilan belas tahun. Dibesarkan dalam keluarga yang taat beragama, Joan menyaksikan saudara perempuannya diperkosa dan dibunuh oleh tentara perusuh. Bertahun-tahun kemudian, perang terjadi kembali, Joan berdiri dihadapan rajanya dengan sebuah pesan yang dia percaya dari Tuhan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=49&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Adalah Joan of Arc, gadis muda yang menjadi inspirator dan pemimpin para pejuang negerinya sampai ajal menjemputnya pada usia sembilan belas tahun. Dibesarkan dalam keluarga yang taat beragama, Joan menyaksikan saudara perempuannya diperkosa dan dibunuh oleh tentara perusuh. Bertahun-tahun kemudian, perang terjadi kembali, Joan berdiri dihadapan rajanya dengan sebuah pesan yang dia percaya dari Tuhan, yaitu menyerahkan tentara kepadanya dan dialam nama Tuhan, dia akan mengembalikan kerajaannya yang telah hilang. Dengan bermodal keyakinan dari Tuhan inilah Joan berhasil membebaskan wilayah Prancis dari jajahan Inggris. Namun sayang ia dikhianati oleh rajanya sendiri, ia dijebak dan ditangkap oleh Inggris dan dibakar hidup-hidup di usianya yang baru 19 tahun. Seorang gadis yang berjiwa ksatria dan patriot ini mampu menuliskan dalam sejarah tentang semangat muda.</p>
<p><span id="more-49"></span><br />
Adalah Alexander The Great, putra dari seorang raja Macedonia, Alexander dari masa kecil selalu memimpikan saat dimana ia dewasa dan menaklukkan negeri-negeri Timur khususnya Persia. Sehingga menjadikan negerinya keluar dari kolam katak. Ia selalu memimpikan suatu dunia yang dipimpin oleh satu raja, yaitu dirinya. Dari visi tersebutlah Alexander mulai menggunakan kekuasaannya untuk menaklukan dunia timur mulai dari wilayah Persia, Afganistan, Tibet, hingga pengunungan Hindukush. Di usia 27 tahun ia sudah mampu menaklukkan sepertiga dunia. Semangat juangnya yang tinggi telah menghantarkannya pada cita-cita yang diimpikannya.</p>
<p><!--more--><br />
Adalah Muhammad Al Fatih, pemuda shaleh penakluk terbaik dunia. Di usianya yang baru menginjak 23 tahun saat itu, ia berhasil menaklukkan Eropa dengan penaklukkan Konstantinopel dari tangan Romawi yang merupakan imperium terbesar saat itu. Bayangkan sekarang ada anak muda yang mampu membebaskan kota besar dunia di usianya yang baru 23 tahun.</p>
<p>Bagaimana mungkin hidup yang singkat itu menjadikan mereka sebagai bagian dari sejarah?</p>
<p>Mereka adalah orang-orang yang mampu menciptakan kedahsyatan dalam hidupnya. Kuncinya adalah bagaimana menjadikan hidup sebagai momentum dan menciptakan kedahsyatan dengannya.</p>
<p>Ibarat garis lurus, hidup adalah salah satu titik yang menjadi bagiannya. Panjang garis adalah tak hingga dan menjadi tanda kekuasaan Allah. Hidup adalah ketika manusia ditiupkan ruh, lahir ke dunia, tumbuh sesuai usia dan meregang nyawa. Hidup berakhir, ketika nyawa tidak lagi bersatu dengan raga. Garis yang tak hingga itu pun dimulai dengan kekalnya kehidupan setelah kematian.</p>
<p>Bagaimana menjadikan hidup yang sebentar itu sebagai momentum, sehingga hidup fana yang diisi dengan nyawa dalam raga mengalami tranformasi sempurna yang menghasilkan kehidupan kekal yang berlimpah dengan kenikmatan karena amal sholeh di dunia.</p>
<p>Momentum adalah tentang kedahsyatan. Momentum adalah ‘kedahsyatan bergerak’ dari sesuatu yang bermassa dengan kecepatan tertentu. Semakin besar massanya, maka semakin dahsyat momentumnya.</p>
<p>Menciptakan momentum dalam hidup diawali dengan menjadikan diri sebagai manusia yang berkualitas.<br />
Seberapa cepat pun Anda bergerak, tanpa didukung oleh kualitas diri yang mumpuni, Anda tidak akan memiliki kedahsyatan dalam hidup.</p>
<p>Lihatlah bagaimana orang-orang yang menjadikan hidupnya sebagai sejarah.Waktu yang pendek bukan alasan. Mereka membekalinya dengan meningkatkan kualitas diri. Rentang kehidupan mereka memang tidak panjang, akan tetapi mereka hidup untuk waktu yang lama. Hidup mereka memang cepat berlalu, tapi mereka hidup untuk waktu yang lama, yang dimulai setelah kematiannya.</p>
<p>Menjadi manusia yang berbobot membuat waktu hidup Anda yang singkat akan menghasilkan hidup yang lebih lama, bahkan dari usia Anda di dunia. Anda hidup walau nyawa tidak bersatu dengan raga.</p>
<p>Sejarah hanya mencatat hidup dari orang-orang yang mampu menciptakan kedahsyatan. Jadikan hidup sebagai momentum. Ciptakan kedahsyatan dalam hidup Anda. Anda akan menciptakan sejarah bagi hidup Anda sendiri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuberguna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuberguna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuberguna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuberguna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuberguna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuberguna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuberguna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuberguna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuberguna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuberguna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuberguna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuberguna.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuberguna.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuberguna.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=49&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/18/hidup-adalah-momentum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4dafcd16f6e3cc625daf062180eee16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">LebahCerdas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tekanan Hidup dan Keluasan Hati</title>
		<link>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/18/tekanan-hidup-dan-keluasan-hati/</link>
		<comments>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/18/tekanan-hidup-dan-keluasan-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 03:57:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baban Sarbana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen Diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmuberguna.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Jika orang-orang Yahudi membanggakan kisah-kisah tentang upaya penyelamatan diri dari tekanan Nazi-nya Hitler, ada satu cerita luar biasa pada diri seorang Bilal bi Rabbah, seorang budak asal Habasyah, yang mendapat tekanan dari tuannya, dengan intimidasi di luar peri kemanusiaan. Bilal dijemur ditengah panas gurun pasir, diikat tangannya dan dadanya ditekan dengan batu. Beratnya batu, panasnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=46&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika orang-orang Yahudi membanggakan kisah-kisah tentang upaya penyelamatan diri dari tekanan Nazi-nya Hitler, ada satu cerita luar biasa pada diri seorang Bilal bi Rabbah, seorang budak asal Habasyah, yang mendapat tekanan dari tuannya, dengan intimidasi di luar peri kemanusiaan. Bilal dijemur ditengah panas gurun pasir, diikat tangannya dan dadanya ditekan dengan batu. Beratnya batu, panasnya matahari, makian kaum kafir tidak membuat Bilal berpaling dari keyakinannya kepada Allah yang Tunggal. Kata “Ahad… Ahad…Ahad!” terucap dari mulutnya, muncul dari keluasan hati yang luar biasa hasil didikan dari Sang Guru yang mulia, Nabi Muhammad SAW.</p>
<p><span id="more-46"></span><br />
Abu Bakar Ash Shiddiq kemudian membebaskannya dan Bilal tercatat dalam sejarah sebagai salah satu sahabat yang akan menghuni syurga.</p>
<p>Bagaimana seorang yang memiliki masalah besar mampu keluar dari tekanan?</p>
<p>Coba simak rumus fisika-nya Pascal tentang tekanan, p = F/A; bahwa tekanan adalah jumlah gaya (interaksi) yang diderita oleh satu satuan luas. Dalam konteks kehidupan, tekanan dalam hidup itu tergantung seberapa besar &#8220;interaksi&#8221; dengan masalah. Makin besar interaksi dengan masalah akan makin besar tekanan. Tapi.. kalau ke&#8217;luas&#8217;an hati besar, maka seberapa besar dorongan masalah, maka tekanannya kecil.</p>
<p>Masalah adalah selisih antara harapan dengan realita. Masalah adalah selisih antara apa adanya dengan bagaimana seharusnya. Ketika apa yang dialami tidak sesuai dengan yang diharapkan, sesungguhnya masalah sudah muncul. Pertanyaannya kemudian adalah, apakah masalah itu menimbulkan tekanan?</p>
<p>Masalah adalah kondisi. Masalah adalah just the way it is&#8230; Keluasan hati akan mengurangi jumlah tekanan dari inetraksi dengan masalah. Keluasan hati mungkin tidak mengubah masalah, tapi bisa mengendalikan jumlah tekanan dalam hidup.</p>
<p>Jika Anda menabur garam ke dalam gelas, maka rasa asinnya akan terasa.<br />
Jika garam yang sama Anda tabur di danau, rasa asinnya tidak akan terasa </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuberguna.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuberguna.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuberguna.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuberguna.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuberguna.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuberguna.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuberguna.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuberguna.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuberguna.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuberguna.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuberguna.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuberguna.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuberguna.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuberguna.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=46&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/18/tekanan-hidup-dan-keluasan-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4dafcd16f6e3cc625daf062180eee16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">LebahCerdas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Be A New You</title>
		<link>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/18/be-a-new-you/</link>
		<comments>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/18/be-a-new-you/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 03:50:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Baban Sarbana</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi Remaja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ilmuberguna.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Be A New You…? bagaimana caranya. Mudah saja… 1. Dream Mimpi adalah kunci. Itu kata Girink di lagu Laskar Pelangi. Beneran, memang mimpi adalah kunci untuk melangkah melebihi apa yang kamu yakini. Mimpi akan menjadi bunga tidur jika tidak disertai dengan rencana tindakan. Mimpi akan menjadi visi ketika dilengkapi dengan ilmu untuk mewujudkannya. Bermimpilah dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=44&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Be A New You…? bagaimana caranya. Mudah saja…</p>
<p>1. Dream</p>
<p>Mimpi adalah kunci. Itu kata Girink di lagu Laskar Pelangi. Beneran, memang mimpi adalah kunci untuk melangkah melebihi apa yang kamu yakini. Mimpi akan menjadi bunga tidur jika tidak disertai dengan rencana tindakan. Mimpi akan menjadi visi ketika dilengkapi dengan ilmu untuk mewujudkannya. Bermimpilah dan lakukan tindakan untuk mencapainya. Tahun lalu adalah batas; tahun depan adalah lanjutannya.</p>
<p><span id="more-44"></span><br />
2. Define</p>
<p>Life without goal would be meaningless. Definisikan Tujuan. Tujuan adalah tentang apa. Hidup tanpa tujuan itu ngga ada artinya. Tujuan perlu kita tetapkan, supaya pergerakan fokus, kekuatan mengarah menuju satu titik yang telah ditetapkan. Nama lain titik itu adalah sukses. Terkait dengan visi, maka tujuan adalah visi yang dibatasi oleh waktu. Ibarat garis sepanjang 100 meter, maka tujuan adalah jeda-jeda yang kita tetapkan untuk mencapai titik di ujung garis 100 meter. Tetapkan tujuan, karena dengan adanya tujuan, kita akan sangat banyak menghemat sumber daya, baik waktu maupun tenaga.</p>
<p>3. Design</p>
<p>Rancang strategi. Strategi adalah tentang bagaimana. Strategi adalah bagaimana caranya mencapai tujuan. Ketika tujuan ditetapkan, maka strategi harus dirancang. Mengapa demikian? karena sumber daya kita sangat terbatas. Dengan strategi yang tepat, maka hidup akan dipenuhi oleh pemenuhan prioritas. Ketepatan menyusun prioritas adalah bagian dari rancangan strategi untuk mencapai tujuan.</p>
<p>4. Do it</p>
<p>Lakukan. Vision without action is a nightmare. Tindakan bukan ada di kepala saja, tetapi berwujud menjadi amal perbuatan. Lakukan dengan sepenuh hati, maka kita akan menemukan diri kita terus bertumbuh setiap detik. Orang-orang di sekitar akan menjadi saksi, betapa hidup ini begitu terarah, memenuhi prioritas untuk mencapai tujuan guna mewujudkan visi yang dicita-citakan.</p>
<p>So.. untuk Menjadi Manusia Baru… Be A New You…</p>
<p>Start with your Dream, Define your Goal, Design your Strategy and Do it Now!….</p>
<p>Have a nice journey to find a meaningful life!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ilmuberguna.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ilmuberguna.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ilmuberguna.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ilmuberguna.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ilmuberguna.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ilmuberguna.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ilmuberguna.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ilmuberguna.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ilmuberguna.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ilmuberguna.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ilmuberguna.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ilmuberguna.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ilmuberguna.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ilmuberguna.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ilmuberguna.wordpress.com&amp;blog=6185716&amp;post=44&amp;subd=ilmuberguna&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ilmuberguna.wordpress.com/2009/01/18/be-a-new-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d4dafcd16f6e3cc625daf062180eee16?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">LebahCerdas</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
