Bilal, Frank Ribery dan Nicholas Anelka

Bilal bin Rabbah adalah salah satu contoh keindahan pendidikan dalam Islam. Mendapatkan ilmu langsung dari Rasulullah SAW, Bilal menjadi manusia istimewa setelah memeluk agama Islam.

Umayah bin Khalaf, tuannya, menyiksa Bilal, karena keteguhan imannya. Tubuhnya ditelentangkan di tengah padang pasir yang terik. Di atas dadanya diletakkan batu besar. Umayah mengancam,


“Demi Allah, kamu akan terus seperti ini kecuali kamu mengingkari Muhammad dan menyembah Latta dan Uzza.”

Namun, besar dan beratnya batu, kalah oleh kedahsyatan iman di dada Bilal. Yang keluar dari mulutnya adalah..”Ahad.. Ahad…” pengakuan akan kekuasaan Allah Yang Maha Tunggal.

Kemudian Umayah mengikatkan tali pada lehernya dan menyuruh anak-anak menariknya. Ketika itu Waraqah bin Naufal—pamannya Siti Khadijah–lewat dan mendengar teriakan Bilal. Bilal tetap dengan posisi demikian, hingga Abu Bakar Ash Shiddiq memerdekakannya.

Amru bin Ash RA berkata bahwa suatu ketika ia melihat Bilal disiksa dengan tubuhnya dipanaskan oleh pemanas. Sekiranya sepotong daging diletakkan di pemanas tersebut, niscaya akan matang. Ketika itu Bilal berkata..”Saya mengingkari Latta dan Uzza.” Umayah bin Khalaf sangat marah mendengarkan ucapan itu lalu memperberat siksaanya hingga Bilal jatuh pingsan.

Urwah berkata, “Bilal termasuk orang mukmin yang tertindas. Ketika ia memutuskan masuk Islam, ia dipukuli oleh sekelompok anak di bawah pimpinan Amir bin Fuhairah. Ia memerintahkan, “Ikatlah leher Bilal dengan tali itu dan suruhlah anak-anak menariknya.” Walaupun disiksa sedemikian rupa, Bilal tetap berkata, “Ahad..Ahad..Ahad”

Dalam sejarah, Bilal tercatat dengan tinta emas. Ialah yang mengumandangkan adzan pertama kali ketika Rasulullah tiba di Madinah, sehingga nama bilal adalah julukan untuk orang yang memanggil makmum untuk segera shalat.

Bahkan nama bilal menjadi nama Islam beberapa pemain sepakbola berkelas Internasional, diantaranya Nicholas Anelka yang bermain di Chelsea dan Frank Ribery yang bermain di Bayern Muenchen. Keduanya terinspirasi karena kekuatan iman seorang Bilal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: